Kesalahan Banyak Blogger dan Tips Membuat Blog Berhasil

Sebagai blogger ada banyak hal yang saya dalami pengalaman dari sekitaran lima tahun serius ngeblog. Kekeliruan-kesalahan yang menurut saya sebetulnya dapat dijauhi atau sekurang-kurangnya diminimalkan. Salah satunya saya bocorin di sini :

5 Kekeliruan Blogger dan Langkah Membuat Website Sukses

1. Tidak Stabil

Oh yes dear, stabilitas sebetulnya dibutuhkan dalam soal apapun. Melaksanakan ibadah, menyukai, jaga berat tubuh (eh!) saja perlu stabilitas. Apa lagi bekerja.

Jadi blogger saya kira sebagai profesi. Suatu hal yang tidak membutuhkan tiba ke kantor dari jam 8 pagi sampai 4 sore, tidak perlu kenakan pakaian rapi atau rias.

— walau bila lu ingin tidak ada yang ngelarang ,sich!–

Kamu tidak perlu punyai kantor

–walaupun bisa jadi men setting pojok rumahmu sediakan meja kerja yang nyaman.

It’s literally like karier yang rileks dan suka-suka di mata seseorang tapi bila kamu telah betul-betul terjun di situ, yah tidak sesantai dan suka-suka getho juga.

Satu diantaranya yah itu : Stabilitas.

Seorang Blogger bisa suka-suka ia saja ingin menulis jam berapakah, di mana, pakai pakaian apa, sekalian kayang juga tidak ada yang larang. Umumnya suka-suka itu pada akhirnya jadi benar-benar molor hingga yah suka-suka kapan saya posting.

Bisa saja minggu ini saya kembali rajin banget. Ada dua sampai empat posting dalam seminggu. Kemudian saya tidak ngeposting apa saja sampai tiga minggu atau dua. Bahkan juga pernah sampai dua bulan.

Untuk part time Blogger seperti saya yang pekerjaan intinya ialah jadi abdi negara, ada beberapa alasan. Beban tugas di kantor sedang banyak-banyaknya (seperti haid hari ke-2 saja!).Juga bisa suddenly saya kehilangan suasana hati untuk menulis. Like, I don’t know how to begin with dan pada akhirnya judul cuman mengendap di section draft for months!

KONSISTEN ADALAH KUNTJI

Pernah dengar mengenai DA PA atau Moz rank yang sering jadi dasar beberapa agen (atau sub agen) pemberi job? Ucapnya untuk meningkatkan DA/PA ini seorang Blogger harus tahu mengenai SEO alias Search Engine Optimization.

SEO ini menolong web atau website lebih gampang memperoleh rangking tinggi pada hasil penelusuran Google. Makin di atas website kita dalam penelusuran satu keyword, semakin kemungkinan besar orang mengeklik dan membaca posting kita.

Tanda khusus SEO menurut beberapa ahli tidak akan saya ulas di point ini. Tapi ada satu perihal yang bagus yang saya peroleh dari salah satunya training online Gapura Digital mengenai SEO.

Google sebagai mesin pencari semakin lebih mereferensikan website atau web yang mempublikasikan secara teratur.

Bagaimana triknya teratur?

2. Minimnya Loyalitas

Pengalaman dari saya yang kurang stabil ini, saya belajar untuk membikin agenda. Dahulu, di awal mula saya ngeblog, saya bahkan juga punyai scrap book yang didalamnya saya ingin posting apa pada tanggal berapa.

Saat ini, tidak perlu repot. Ada Google Calender.

Contoh Google Calendar Saya

Ke sini-sini, masih sich.. tapi tidak saya lakukan. Saya memandang diri saya terlampau keburu-buru. Tiap usai menulis, langsung ingin saya posting hari itu di jam itu. Sebetulnya itu tidak menguntungkan.

Pada akhirnya, bila minggu itu saya ada waktu senggang dan semangat menulis, posting saya dapat 2 atau 3 dalam seminggu

Saya sebetulnya dapat lakukan langkah ini : Mengagendakan posting untuk diterbitkan jam berapakah dan tanggal. Bila saya memutuskan website saya harus up-date sekali satu minggu, saya dapat menulis sepanjang hari untuk 3 atau 4 postingan. Saya tinggal mengagendakannya sekali satu minggu, pada hari dan jam yang sama. Voila!

Stabil ngeblog terbangun, saya commit ngeblog dan waktu lainnya dapat saya gunakan untuk hal lain.

3. Terlampau Banyak Info dalam Satu Posting

Kekeliruan saya selanjutnya ialah saya ‘terlalu bawel’ pada sebuah postingan. Semua ingin saya memasukn. Walau sebenarnya kekuatan manusia untuk maksimal mempernyerap info cuman 20 menit.

Kalimat terlampau panjang akan membuat pembaca seperti kekurangan napas. Begitupula paragraf yang terlampau padat akan membuat mata jadi cepat lelah. Akibatnya.. skip skip skip.

Pembaca tidak akan lama di website kita. Bounce rate akan meninggi. Sayang, ya…

Contoh Bounce Rate di Google Analytic

Saya pada akhirnya memerhatikan penampilan preview untuk ketahui sisi yang mana terlampau padat dan panjang. Keuntungannya ialah dengan 1 topik yang serupa, kita dapat membuat dalam beberapa posting yang berbeda. Tidak akan kekurangan bahan tulisan.

4. Tidak Tersambung Dengan Pembaca

Seringkali saya lakukan kekeliruan ini. Biasanya karena rutinitas published-promote-lupakan. Sesudah published yang cepat-cepat, promote link ke medsos, paling saya kembali ke dasbor blogger untuk mengapprove komentar yang masuk.

Tapi jarang-jarang dibalas. Paling blogwalking balik. Terkecuali jika kembali sengang sekali, saya balas dech tuch satu-satu.

Baiknya kita harus membuat engagement dengan pembaca kita lewat balasan komentar itu. Ini akan menolong membuat jalinan yang kuat di antara pembaca dan kita.

5. Kerjasama

Diawalnya saya sempat tuch buat posting kerjasama dengan seorang blogger yang sama penggemar Super Junior. Kita tidak ulas masalah Suju saja sich, lebih ke KPop.

Masing-masing dari kami menyelipkan link supaya pembaca bisa menyaksikan dari 2 sisi. Ini baik untuk meningkatkan DA website sebetulnya. Sayang, kembali lagi tidak lanjut karena kembali lagi ke point 1 dan 2.

Anyway, apa kekeliruan kamu sebagai blogger? Sharing di kotak kometar, yok! Bila kamu punyai pertanyaan, silakan tulis di bawah. Terima kasih telah membaca. Salam!

Leave a Reply

Your email address will not be published.