Review Start Up – Yang Lebih Seru Dari Pemilihan Ketua Osis

Menonton Drama Korea Start Up, Pilih Han Jip Yeong atau Nam Do San yang Lebih Hebat Dari Pemilihan kepala daerah Desember 17, 2020 Seri sinetron Korea yang hebat untuk diulas ialah Start Up. Drama korea ini sukses mengundang perhatian bukan karena hanya pemainnya, tapi juga ceritanya yang terkait dengan anak milenial.

Perusahaan rintisan atau Start Up sedang jadi konsentrasi beberapa tenaga kerja muda (selainnya jadi PNS pasti saja). Ada beberapa hal yang dapat didalami dari watak-karakter sinetron Korea Start Up ini.

Iyah , Menonton sinetron Korea zaman saat ini lain dengan zaman saat sebelum Netflix meledak. Dahulu beberapa pemirsa drama korea cuman repot permasalahan female leadnya jadian sama siapa. Zaman jigeum, menonton sinetron Korea harus cari maknanya. Bagus sich, agar pemirsa sinetron Korea tidak dipandang shallow saja sama netizen.

K Sinetron Start Up, Pilih Han Jipyeong atau Nam Do San yang Lebih Hebat dibanding Pemilihan kepala daerah Pertama, kita cari info dahulu Sinetron Korea Start Up ini sebetulnya menceritakan mengenai apa sich?

Menurut penulisnya, Start Up (스타트업) ini ialah Coding Youth Romance. Pertalian cinta yang berdasar belakang dunia percodingan beberapa anak muda yang meniti perusahan Start up.

Search engine optimization Dalmi (Bae Suzy), umur pada awal 20 tahun, mempunyai mimpi menjadi seorang pebisnis yang sukses. Sebetulnya ini bermula karena ia bersedih sekalian geram pada realita jika orang tuanya pisah karena permasalahan uang dan tugas. Ia berkemauan menjadi sukses dan tak lagi disepelekan oleh kakaknya Won In Jae (Kang Hanna) karena opsinya untuk turut ayahnya.

Dalmi dan In Jae ialah dua bersaudara yang perlu terpisah saat ke-2 orangtua mereka berpisah. In Jae pilih turut ibunya sementara Dalmi turut ayah. Ibu mereka menikah kembali dengan pebisnis kaya raya dan si ayah membanting tulang meniti upayanya membuat program sendiri.

Si nenek dari faksi ayah Dalmi berasa semenjak perpisahan dan berpisahnya Search engine optimization Dalmi dan kakaknya, membuat cucunya ini terlihat benar-benar bersedih. Sehingga ia ingin membuat Search engine optimization Dalmi berbahagia kembali dengan membuat kesan-kesan ada seorang yang menyenangi Search engine optimization Dalmi sembunyi-sembunyi.

Kebenaran sekali ada seorang anak yatim piatu yang dia anggap sebagai cucunya sendiri. Namanya Han Jipyeong. Dia selanjutnya disuruh oleh si nenek untuk menulis surat ke Dalmi seakan-akan dari penggemar rahasia si cucu. Mereka setuju menyebutkan watak ini sebagai ‘Nam Do San’.

Beberapa surat dari “Nam Do San” rupanya membuat Dalmi berbahagia. Dia berasa kuat dan tidak sendiri jalani kehidupannya. Lelaki ini juga pada akhirnya jadi cinta pertama Search engine optimization Dalmi. Sayang mereka tidak pernah berjumpa. Mereka kehilangan contact saat lelaki pengirim surat ini pergi. Tetapi tiap hari Dalmi cari tahu kehadiran Nam Do San ini.

Sampai pada akhirnya mereka berjumpa ataupun lebih persisnya, Search engine optimization Dalmi berjumpa dengan lelaki yang betul-betul mengirimnya surat (Han Jipyeong) dan lelaki yang bersandiwara jadi orang yang tuliskan surat itu, the real Nam Do San.

Ulasan Start Up

Sinetron Korea sejauh 16 adegan ini tampil di tvN dan Netflix pada hari Sabtu dan Minggu. Sebetulnya dari premisnya sudah tentu kedapatan sinetron ini sinetron pertalian cinta yang mengikutsertakan cinta segitiga. Hal yang membuat sinetron ini berlainan ialah background ceritanya yang ambil dunia ‘coding’ dan perusahaan rintisan (start up). Suatu hal yang saat ini lebih banyak disukai oleh kelompok muda milenial dan angkatan Z.

Angkatan berikut yang mencoba diperlihatkan lewat tiga kawanan Nam Do San, Lee Chul San dan Kim Yong San. Ke-3 nya ialah alumni mahasiswa tehnik yang jiwa raganya kelihatannya diabdikan menjadi programmer dengan semua percoding-annya. Dari mereka bertiga, Nam Do San yang paling jago coding.

Trio Samsan Tech

Sayang, ia justru tidak jago perkodean pertalian cinta. Sepanjang kuliah ia kerap ditaksir cewe-cewe, tetapi tidak paham-paham dikodein. Tidak ngeh jika dideketin, harus dikasih tahu sejelas mungkin. Asli anak Tehnik sekali dech, tidak memahami kiasan. Taunya jika 1 ya 1, 0 ya 0. Ah, dan menyulam!!

Seperti umumnya anak tehnik, mereka tahunya buat program saja, yang perlu gagasan dapat dibikin jadi program. Permasalahan bujet, langkah jualnya dan perintilan yang lain, tidak ada yang sampai pikirkan ke sana. Pokoknya ada yang ingin invest saja! Walau sebenarnya tidak tahu untuk mengundang investor harus ngapain saja supaya mereka berminat untuk berinvestasi.

Dalam pada itu Search engine optimization Dalmi type cewe yang menggebu-gebu. Kekurangannya ia tidak tahu apapun berkenaan coding. Bagian lain ia punyai paham bagaimana pimpin dan inovatif dalam cari solusi.

Saat pada akhirnya ia memilih untuk ikuti persaingan Start Up yang diadakan Sand Box, Search engine optimization Dalmi yang sudah mengetahui kekurangannya mulai merekret Sansam Tech. Selainnya sudah pasti ia telanjur kagum ke Nam Do San yang dalam pemikirannya ialah orang yang sejauh ini jadi cinta pertamanya.

Tidak lupa ia menggandeng seorang pendesain karena ia mengetahui diri, ia tidak tahu apapun mengenai desain.

Secara otak, arah ke-5 anak muda ini bisa saja tim lengkap. Rupanya tidak perlu itu untuk terjun membuat perusahaan rintisan. Mereka perlu taktik, terhitung diurusian keuangan. Program dibikin memang untuk mempermudah pemakai, tapi tidak ada yang gratis di dunia ini. Apa lagi bila mengikutsertakan investor.

Disini ada bapak Han (tersayang) yang galak, realitas tetapi sebetulnya pintar banget. Umumnya untuk karyawan pemula yang terlampau konsentrasi dengan mimpi dan kekuatan diri mereka, orang seperti mas Han Jipyeong ini automatis akan buat sebel. Dipandang arogan, sukai merendahkan orang, pokoknya mah nyebelin! Jika tidak kuat membanting, sudah tentu nangis lebih dulu dan ingin nyantet orang ini.

Percaya Ingin Nyantet Orang Ini?

Lantas ada Won In Jae, kakak kandungan Dalmi, yang telah eksper sebagai CEO, berhati benar-benar berambisi dan dingin. Memperoleh orang semacam ini sebagai pesaing, umumnya membuat karyawan pemula jadi rendah diri. Bawaannya iri saja! Ingin dilaluin, kok ya ia lebih jago. Didiemin saja, kok ya nyesak!

Dan sudah pasti, antara struggling mereka meningkatkan perusahaan start up mereka, ada bunga-bunga di mana-mana. Eh, tujuan saya, ada hubungan cintanya gitu.

Cinta Sisi yang Lebih Hebat Dibanding Pemilihan kepala daerah

Bagaimana tidak hebat, kembali lagi kita sebagai pemirsa harus ditempatkan pada opsi “Tim Do San” atau “Tim Han Jipyeong “.Pembicaraan antara ke dua tim bukan saja ramai di sosial media, bahkan juga digunakan sebagai pemasaran oleh beberapa merek untuk mempromokan produknya. Lebih kronis kembali, sempat masuk sebagai informasi di tv nasional. Ampun dech!

Second Lead Male Sydrome Terberat!!

Kita tahu jika aktor khusus di sinetron ini ialah Nam Joo Hyuk sebagai Nam Do San. Kita tahu, main lead akan jadian dengan female lead. Tapi baru ini kali, selainnya Reply 1988, saya berasa writernim ini cukup terlampau kejam pada second lead.

Bayangin saja, saya menonton sinetron ini benar-benar tidak tahu siapa main leadnya. Saya terang-terangan tertarik menonton ini karena ceritanya. Jujur! I’m not a fan of Suzy. Dari semua sinetron yang sempat ia bintangi, baru ini kali saya menonton sinetron yang ada Suzy nya.

Apa saya penggemarnya Kim Seonho yang menjadi Han Jipyeong? Tidak juga. Walau saya sempat menonton ceritanya You Drive Me Crazy dan 100 Days My Prince, saya saat itu tidak tahu jika ia main di Start Up juga.

Saya tuch benar-benar murni menonton karena ceritanya. Jadi di awal mula saya anggap Han Jipyeong ini ialah sang main lead, karena konsentrasi narasi awalnya di antara Search engine optimization Dalmi kecil dan Han Jipyeong remaja (Nam Dareum) yang surat-suratan. Ini Nam Dareum getho loh… the future heartrob!

Sang Anak Baik Nam Dareum, Han Jipyeong Remaja

Satu perihal yang saya harus beri pujian sutradaranya ialah ia pas sekali pilih Nam Dareum sebagai Han Jipyeong muda. Selainnya ia serupa sekali dengan Kim Seonho yang memainkan Han Jipyeong dewasa, ke-2 nya seolah punyai chemistry dalam mainkan watak ini.

Saya justru menduga Nam Do San berikut second leadnya. Agar bagaimana juga ada photo Nam Do San kecil. Photo itu ialah photo Kim Kang Hoon, sang artis cilik yang ngetop setelah sesudah main di sinetron When The Camilia Blooms. Jika seperti begini kan mustahil hanya sekadar lewat.

Eh.. justru Nam Do San watak intinya! Terasa di’tipu’ sama penulis skenarionya.

Tim Nam Do San atau Tim Han Jipyeong?

Sebetulnya pertanyaan semacam ini tidak signifikan sekali untuk memandang nilai dari sinetron Korea Start Up. Namun ini jadi menarik saat kita sebagai pemirsa drama korea turut terlarut dalam cerita.

KENAPA KAU PILIH NAM DOSAN yang baru kamu kenali satu bulan, Dalmi? KENAPA KAU TAK PILIH HAN JIPYEONG, orang yang mengirim kamu surat, cinta pertamamu dan menolong kamu dibalik monitor kesuksesanmu??

Ingin dech rasanya geram sama writernimnya. Apa saja, itu haknya si penulis untuk tentukan alur cerita dan watak siapakah yang ingin ia tunjukkan.

Saya sendiri berpikiran, bila ini terjadi di dunia riil, Search engine optimization Dalmi memanglah tidak salah saat menentukan Nam Do San walau sebetulnya saya tim Han Jipyeong. Menurut saya :

  1. Nam Do San Berani Ambil Risiko Versus Han Jipyeong yang Terlampau Penghitungan

Di beberapa event, Nam Do San dilukiskan sebagai seorang yang tidak mempunyai rencana tertentu. Apa yang telah ada didepannya itu yang ia lakukan. Saat ia memutus sesuatu goal tertentu, ia akan usaha memperoleh hal itu walau ia belum mengetahui bagaimana caranya. Ingin tidak berhasil atau mungkin tidak, yang perlu coba dulu.

Sementara Han Jipyeong sedikit berbeda. Ia menganalisis, mengangsung rugi dan untung. Apa suatu hal itu tidak buang energi dan waktu? Ia akan tidak atau sukses. Seperti itu!

Walau umumnya analisisnya pas dan bawa ia ke status karier yang berkilau, ia lupa jika dalam soal pertalian cinta yang bernama untung rugi itu tidak ada. Toh pada akhirannya Han Jipyeong berkorban banyak juga. Korban Hati!

  1. Nam Do San Memperlihatkan Support-nya Secara Langsung VS Han Jipyeong Menolong Membenahi Semua Permasalahan Dalmi di Balik Monitor.

These are two different metode. Memang rasanya romantis jika ada seorang yang menolongmu sembunyi-sembunyi dan membenahi semua masalahmu tanpa kau kenali. Tapi secara realitas, akan membahagiakan bila kita ketahui usaha orang itu.

Jika kamu sembunyi-sembunyi saja, kagak memberi tahu, bagaimana saya dapat mengetahui? Memang saya CCTV di pojok ruang?

Nam Do San dalam masalah ini benar-benar sangat menunjukkan (tanpa menyombong diri) dianya mendukung Dalmi. Dalmi, kamu ingin buat apa sich? Buat program yang mempermudah nenek menyaksikan? Ok, saya buatkan!! Kamu ingin buat mobil yang nyetir sendiri, sini saya jabanin. Data kamu dihi-jack sama hacker? Sini saya kelarin!

Sementara Han Jipyeong mendukung Dalmi dengan membimbingnya, arahkan dan mustahil rasanya menyaksikan direktur Han turun tangan membedah hijack beberapa hacker. Paling ia suruh seseorang untuk membenahi.

Di sini saya dapat terkait ke Dalmi, hati kita dapat terjamah pada Han Jipyeong yang seperti kesatria dengan tangan besarnya membuat semuanya yang Dalmi harapkan tercukupi. Sementara Han Jipyeong cuman bakal jadi kakak yang hendak ada selalu walau kita tidak mengetahuinya.

  1. Nam Do San Jujur pada Hati versus Han Jipyeong Menipu Kata Hati

Saat Nam Do San berjumpa Search engine optimization Dalmi pertama kalinya, dia segera tahu jika ia menyenangi wanita ini. Ia sadar hatinya dan gigih untuk memperjuangkannya walau ia tidak percaya siapa sebetulnya yang Dalmi sukai.

Han Jipyeong sebaliknya. Awalannya ia tidak demikian percaya dengan hatinya dan menyanggah dia menyenangi Dalmi. Walau ia memberikan perhatian dan membuat perlindungan Dalmi, tetapi Jipyeong sering menunjukkan berlagak tidak sukanya sama Dalmi.

Saat pada akhirannya ia tidak dapat kembali menghindari, momentnya telah lewat. Dalmi telah terburu jatuh hati pada Nam Do San zaman now. Walau sebenarnya ada saat di mana Dalmi berasa ia lebih sukai pada Nam Do San yang di surat dibanding yang ia jumpai saat ini.

Ya lumrah jika pada akhirnya Dalmi pilih Do San. Telah setiap hari bertemu, orangnya baik, kagak jutek, ingin jadi apa ajanya Dalmi, telah cukup tampan karena telah disihir sama Jipyeong. Ingin apalagi coba?

Tuch, karena itu cowok-cowok, tidak boleh berlagak cuek dech ama kita jika memang suka. Tunjukin donk!

Tetapi.. Saya Masih tetap Tim Han Jipyeong, Kenapa? [/H3]

  1. Walau Penghitungan di Usaha, Hati Han Jipyeong Ikhlas

Han Jipyeong tak pernah lupa siapakah yang menolongnya ketika sulit walaupun ia telah kaya raya. Saat membantu orang tidak tanggung-tanggung dan tidak harus dipahami orang juga. Pengertian, jika menolong orang tidak boleh riya itu ada di Han Jipyeong. Mas Iyon, tidak ingin tolong saya apa bagaimana?

  1. Han Jipyeong Tahu Kapan Stop Saat Realitas Tidak Seperti Keinginan

Walau Han Jipyeong menyukai Dalmi, tapi demikian ia menyaksikan masa lalu 15 tahun itu tidak kembali membekas di hati wanita itu ia mengetahui diri. Sepanjang Dalmi berbahagia, ia ikhlas melepas egonya.

  1. Han Jipyeong Bukan Tim Tidak berhasil Move On

Cemburu tentu ada, bersedih tidak dapat dihindari. Tetapi ia dapat melanjutkan hidupnya dan bekerja bersama dengan bekas cinta pertama kalinya beserta suaminya. Tidak pakai sakit hati. Nah.. itu yang perlu kalian dalami wahai beberapa “tidak berhasil move on”

  1. Han Jipyeong, Lelaki Perhatian dengan Triknya Sendiri

Han Jipyeong bukan type lelaki yang nelpon atau chat an di wa dengan pertanyaan “telah makan?” Noooo!!! Di kehidupan riil, Han Jipyeong ialah lelaki yang bawaain kamu makanan tanpa tanya kamu telah makan apa belum.

Ia bukan lelaki yang tanya,’Dimana? Ingin dijemput tidak?’.Ia mendadak tiba saja getho, without telling you.

Most importantly, sekalinya ia bawel, kerap nyelekit jika memberi kritikan, yakin dech itu untuk kebaikan kamu. Orang semacam itu, sekali ia sudah tidak perduli, ia tidak akan ingin tahu lagi.

My model sekali mas Han Jipyeong ini!!

START UP, Tidak Cuman Mengenai Perusahaan Rintisan Tapi Meniti Hidup [/H3]

Di luar jika sinetron Start Up ini memvisualisasikan mengenai anak muda yang membuat perusahaan rintisan, saya berpikir sinetron ini menunjukkan bagaimana umur 20-an ialah periode di mana kita meniti hidup kita lebih baik.

Ada periode di mana semangat kita menyala-nyala seolah kita telah yang paling jago tetapi sebetulnya kita tidak tahu apa-apa. Ini ibarat Nam Do San yang diplot jadi CEO tetapi tidak dapat bawa investor untuk Samsan Tech.

Ada periode di mana kita bimbang, masa datang kita akan seperti apakah walau kita telah menempatkan misi arah jalan karier kita. Seperti Search engine optimization Dalmi yang percaya sekali bisa menjadi karyawan masih tetap bila dia berusaha keras dan tembus rekor pemasaran, tetapi kenyataannya ia justru dikeluarkan.

Ada periode di mana kita cari siapa sebetulnya cinta sejati kita, memikirkan seorang dalam pemikiran tapi realitanya ia bukan yang kita bayangkan. Cinta pertama Search engine optimization Dalmi gagal karena Han Jipyeong tidak menelusurinya dan tidak bisa dipercaya mengenai surat-suratan mereka.

Most importanly, periode di mana kita ada dalam umur 20-an jadi periode rintisan untuk pahami jika tidak apa alami ketidakberhasilan, sejauh kita dapat jadikan pelajaran.

Jadi bagaimana, kamu tim Han Jipyeong atau Nam Do San?

Leave a Reply

Your email address will not be published.